Rabu, 26 Desember 2012


Pisang penyet semarang


Semarang, banyak terdapat kuliner – kuliner tradisional yang ada di Semarang salah satunya pisang penyet khas Semarang, makanan ini bisa di beli di sekitaran jalan pahlawan, dengan taman KB

Semarang, terdapat banyak sekali jenis kuliner yang khas, salah satunya pisang penyet yang ada di Semarang. Pisang penyet ini merupakan salah satu makanan atau cemilan khas Semarang, dengan cara di penyet dengan menggunakan alat pisang tersebut bisa menjadi pipih.
Pak heru santoso ( 60 ), yang biasa di panggil pak heru, merupakan salah satu penjual pisang penyet yang ada di taman KB Semarang. Beliau memaparkan kalau pisang penyet buatannya terbuat dari pisang kapok yang biasa ia beli di pasar dekat rumahnya dengan tingkat kematangan yang pas tidak terlalu matang sekali, karena jika kematangan pada saat di pipihkan atau di penyet pisang tersbut akan mudah hancur. Dengan harga Rp 5000,kita sudah bisa mendapatkan pisang penyet tersebut, dengan tambahan rasa coklat keju, dan coklat coklat, saat di temui di warungnya.
Linda (19 ), salah satu pelanggan pisang penyet pak heru, mengatakan kalau pisang penyet buatan pak heru ini memang enak dan pas rasanya kerana tingkat kematangannya pas, terus juga harganya sangat bersahabat sekali dengan kita. Di temuinya saat membeli pisang penyet pak heru.
Selain di daerah taman KB di jalan pemuda pisang penyet ini juga ada di daerah pecinan seperti Semawis. Jadi dengan harga yang masih relatif murah anda sudah bisa menikmati pisang penyet yang Cuma ada di Seamrang ini.

Senin, 17 Desember 2012


Tukang parkir tumpah ruah di tembalang

Tembalang, banyak tukang parkir yang ada disekitar jalan tembalang meyebabkan kebanyakan mahasiswa kesal, karena hanya meminta duitnya saja tapi keamanannya masih di pertanyakan.

Semarang, tembalang saat ini banyak sekali terdapat tempat – tempat atau warung jajanan yang berada di pinggir jalan yang memudahakan mahasiswa untuk membeli makanan atau sekedar cemilan untuknya. Dengan admya tempat jajanan tersebut,  orang – orang di daerah sekitar tersebut memanfaatkannya sebgai penjaga keamanan atau tukang parkir.
Dengan hanya bermodalkan rompi berwana orange dan pluit seseorang bisa menjadi tukang parkir, walaupun dari beberapa tukang parkir gadungan yang ada di sekitar tembalang, ada juga beberapa yang menjadi tukang parkir resmi. Karena terlalu banyak tukang parkir hal tersebut membuat sebagian dari mahasiswa merasa terganggu. saat di temui di jalan seorang mahasiswi bernama Tria (19), mengatakan kalau “ saya sangat terganggu sekali dengan adanya tukang parkir tersebut, memang bagus ada tukang parkir untuk menjaga keamanan, tapi tidak usah berelibihan juga, kan bisa saja kurang – kurangi.” Terkadang ada tukang parkir yang menolak di berikan uang parkir dengan tariff yang sudah ada yaitu Rp 500,- dengan alasan tariff parkirnya sudah naik menjadi Rp 1.000,- untuk kendaraan roda dua.
Rony (33 thn ) seorang warga asli Tembalang mengatakan “kalau  saya sih tidak mau ambil pusing ya soal tukang parkir di sini, soalnya mereka juga mencari makan dengan cara yang halal ko walaupun terkadang ada beberapa tukang parkir yag hanya ingin duitnya saja tetapi tidak mau markirin kendaraannya dengan benar,” saat di temui di warung makan pinggiran.
Adanya tukang parkir belum tentu kendaraan yang kita parkir aman, karena ada kejadian belum lama ini seoranng mahasiswa yang sedang membeli makan di warung yang ada tukang parkir, kehilngan helmnya. Pada saat mahasiswa tersebut menanyakan kepada tukang parkir, tukang parkir tersebut tidak tahu kalau ada orang yang kehilngan helm di tempat parkirnya, maka dari itu seharusnya tukang parkir gadungan yang tidak memiliki izin dari pemerintah kota setempat seharusnya melarang karena bisa jadi orang yang menjadi tukang parkir gadungan tersebut bekerja sama dengan maling untuk meluncurkan aksinya.


Akses kota lama tersendat

Kota lama, masih banyak jalan rusak yang harus di perbaiki, pemerintah harus segera bertindak supaya jangan sampai masyarakat melakukan protes.

Semarang, kota lama merupakan salah satu objek wisata yang ada di kota Semarang, di sana terdapat bangunan – bangunan bekas peninggalan zaman penjajahan. Namun apa yang terjadi dalam perjalanannya menuju kota lama masih banyak sekali jalan – jalan yang kurang bagus yang dapat menyebabkan perjalanan menjadi tersendat.
Dian  ( 21 ) ,salah satu pengguna jalan tersebut mengatakan kalau memang sebenarnya jalanan ini memang sudah lama sekali rusaknya dan ia mengeluhkan supaya  jalan di kota lama tersebut harusnya cepat di benarkan karena selain membuat perjalanan saya tersendat dan juga perjalanan mejadi lama. Saat di temui di jalan ia juga merupakan warga semarang.
Jodi seorang pengunjung yang di temui di kota lama mengatakan kalau ia juga sangat menyayangkan sekali kalu akses jalan menuju kota lama rusak, seharusnya jalan menuju kota lama tersebut harus di perbaiki, karena sayang sekali kalau kota lamanya sendiri sangat bagus tetapi jalan menuju tempatnya kurang baik.
Pemerintah kota semarang seharusnya segera mananggapi permasalahan ini supaya masyarakat kota semarang dan para pengunjung yang ingin dating ke kota lama merasa lebih nyaman dan cepat karena akses jalannya sudah di benahi.